Cara Pencegahan Virus Corona dan Negara yang Menjalankan Lockdown

Cara-Pencegahan-Virus-Corona-dan-Negara-yang-Menjalankan-Lockdown

WHO telah menyatakan virus corona atau Covid-19 menjadi pandemi global oleh karena itu pihak WHO mendorong setiap negara untuk mampu mengambil langkah dalam menangani pandemi ini termasuk menghentikan penyebarannya. Sesuai data pada Worldometers maka Covid-19 dinyatakan telah berada di 124 negara dan telah berada hampir diseluruh dunia kecuali di Antartika. Kasus Covid-19 telah mencapai 125000 jiwa dan menyebabkan 4634 kematian terjadi diseluruh dunia sehingga WHO menganggap bahwa kondisi dari wabah ini memiliki tingkat kewaspadaan tinggi. WHO menyatakan bahwa setiap negara mampu melawan wabah ini dengan melindungi tenaga kesehatan, melatih para medis, mempersiapkan rumah sakit dan menjaga kesehatan.

Untuk menghadapi Covid-19 maka sebaiknya jangan memiliki rasa panik dancemas. Kepanikan akan menyebabkan seseorang tidak mampu berpikir secara jernih dan melakukan tindakan yang beresilp, sebaiknya kelola rasa cemas dan fokus pada kesehatan diri dengan mencuci tangan dan membekali dengan berbagai informasi akurat dan mengurangi penyebaran beritan hoax. Sebaiknya ketika mencari informasi kesehatan sebaiknya dari Kementerian Kesehatan langsung atau dari WHO yang sudah terpercaya dan hindari informasir dari grup chat yang kebenaran informasinya belum dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam rangka pencegahan penularan penyakit maka sebaiknya rajin mencuci tangan dengan air serta sabun dalam waktu 40 hingga 60 detik. Lalu gunakan hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol apabila air dan sabun tidak tersedia. Kemudian tutup bagian hidung dan mulut ketika bersin dan batuk, jangan menyentuh area mulut, hidung dan mata ketika belum mencuci tangan dan kunjungi rumah sakit bila merasakan batuk, demam dan sesak serta tetap berada di rumah jika merasakan badan sedang tidak sehat. Persiapka kebutuhan penting seperti makanan yang dapat tahan selama 2 minggu, obat ringan, masker, suplemen, vitamin dan P3K, produk kebersihan diri sendiri dan alat untuk bersih-bersih. Barang-barang ini disediakan jika masa karantina membutuhkan waktu selama 2 minggu dan sebaiknya melakukan isolasi diri selama 14 hari di rumah sehingga wabah akan mudah dikendalikan.

Virus ini merupakan salah satu patogen yang memiliki penyebaran yang begitu cepat sehingga dibutuhkan penanganan untuk menghalau Covid-19. Saat ini negara yang telah mengalami wabah mulai melakukan karantina dan lockdown. Italia merupakan negara yang telah melakukan karantina dimana angka kasus berada pada 19 hingga 100 pasien yang terdiri atas 11 kota karantina. Karantina kota ini untuk menghentikan laju penyebaranwabah dalam luas dan mempertimbangkan adanya langkah luas biasa untuk memerangi virus dan semua acara festival tahunan yang biasa dilakukan kini telah di dibatalkan.

Korea Selatan merupakan salah satu penyebaran yang paling cepat dan dalam hitungan hari, bermula di kota Daegu. Di Daegu ditemukan superspreader pada sebuah gereja yang melakukan penularan sehingga menyebabkan kasus ini lebih tinggi dan meningkat begitu cepat. Gereja Shincheonji Yesus yang merupakan sekte keagamaan pada kota selatan Daegu dan kini Korea Selatan telah mencapai 28 orang korban meninggal, 34 dinyatakan sembuh dan 5186 dinyatakan telah positif dan berada dalam masa perawatan.

Kota Wuhan sebagai asal dari virus corona kini tertutup dari akses dari dunia luar. Setiap warga aisng yang keluar perlu dievakuasi dengan prosedur ketat dan ini merupakan pertama kali dalam sejarah dimana satu kota mengunci 11 juta orang. Wuhan lockdown telah menjadi sebutan dan beberapa kota sekitarnya melakukan isolasi dan membatasi untuk berpergian keluar rumah dan menjadi percontohan dalam tanggap cepat pandemik.

Belum ada Komentar untuk "Cara Pencegahan Virus Corona dan Negara yang Menjalankan Lockdown"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel